Mengenal Lebih Dekat “Demian” Lewat “WINGS” BTS

image

Seperti biasa, tiap kali oppar muncul dengan video misterius fans akan sibuk buat berbagai macam teori. Sebagian mungkin bikin mendengus karena terlalu delusional atau lebay, sebagian lagi bikin berdecak kagum karena pemikirannya masuk akal dan belum tentu bisa terpikirkan sama yang lain.

Ceritanya, salah satu situs kesayangan nge-post semacam analisa soal WINGS, yang menarik adalah~~ sementara AMRY sibuk menghubungkan short film member satu dengan yang lain, postingan yang diterjemahkan PEACHISODA ini lebih membahas tentang hubungan WINGS dengan “Demian”, buku karangan Hermann Hesse yang mendadak populer lagi karena short film BTS.

Jadi, atas dasar keinginan untuk berbagi sesuatu yang keren, dibuatlah postingan ini. Peachisoda berbaik hati menerjemahkan ke dalam bahasa Inggris, nah mungkin ada ARMY yang masih cilik belum lancar bahasa Inggrisnya butuh pencerahan juga, di sinilah fungsi(?)nya postingan ini ^^)v

Untuk yang baca Demian karena BTS, mungkin bisa berbagi teori di bawah :v

PART 1 (sumber di sini)

[Review] Adegan-adegan Penting dari “WINGS” 1⃣: Demian oleh Hermann Hesse dalam “WINGS” dari BTS

image

Seberapa banyak kalian mengetahui tentang Hermann Hesse?

Berapa banyak “buku sastra klasik” yang telah kalian baca?
Kita selalu berencana untuk membaca salah satunya segera namun buku semacam itu adalah tipe buku yang tidak pernah kita ketahui kapan “segera” itu akan benar-benar dilakukan… itu adalah buku dengan ratusan halaman memenuhi daftar pustaka.

Meskipun demikian, banyak dari buku semacam itu yang kita kenal hari ini adalah mega best seller pada masanya. Bahkan para pembaca hari ini terpesona akan buku-buku tersebut.

Contohnya saja ‘Demian’ karangan Hermann Hesse.

“Burung sudah sepatutnya keluar dari telur. Telur itu adalah dunia. Barang siapa yang akan terlahir harus lebih dulu menghancurkan sebuah dunia.”—Hermann Hesse, ‘Demian’

“Burung sudah sepatutnya keluar dari telur. Telur itu adalah dunia. Barang siapa yang akan terlahir harus lebih dulu menghancurkan sebuah dunia.”  Pernahkah kamu mendengar kalimat ini sebelumnya?

Demian bukan hanya novel perkembangan terbesar yang pernah ditulis namun juga sebuah novel filosofis. Hermann Hesse juga dikenalkan kepada kita dalam perkenalan Thomas Mann, “Keseluruhan generasi muda yang percaya bahwa tafsir dari hidup mereka yang paling dalam telah bangkit dari kalangan mereka sendiri.”

Bagi seorang anak untuk berubah menjadi orang dewasa…

Mahakarya ini melingkupi kekacauan dan kejutan-kejutan yang tidak terhitung jumlahnya yang kita lalui dalam hidup. Sementara itu, buku ini memperoleh popularitas karena dirumorkan telah digunakan sebagian sebagai motif dalam album terbaru artis trend dengan kata “Boy” dalam nama grup mereka.
Luka yang tumbuh yang dirasakan oleh seorang anak laki-laki saat dia berubah menjadi pribadi dewasa muda (usia 20-an) dibicarakan melalui simbol-simbol dalam yang menggenggam keanggunan dari sastra klasik. Album itu adalah “WINGS” oleh BTS.

Tanda-tanda Hermann Hesse tersembunyi di dalam visual mereka yang menarik hati.

Kami juga akan mencoba menyelesaikan misteri yang akan membuat videonya lebih berarti ketika kamu memahami mereka🙂
Kami akan mengenalkan pada kalian rincian simbol dari Demian dalam film pendek mereka. Adegan-adegan  dari “mega hit novel” di masa lalu diserap dalam “mega hit song”. Sekarang, mari lihat lebih dekat.

#1 Narasi Pembuka

Kutipan terkenal dari Demian adalah pembuka dari film pendek yang diungkap setelah pengumuman album BTS, “WINGS”. Masa kanak-kanak ketika semua batas termasuk hitam dan putih, cahaya dan kegelapan, serta baik dan buruk adalah sesuatu yang samar. Baris kalimat (dalam intro video) ini menjelaskan ego yang tidak stabil selama masa pertumbuhan. Narasi paling pertama dari film menjelaskan tentang dunia yang rumit yang terbentang di hadapan mata Sinclair yang tidak bisa memilih antara baik dan buruk.

“Alam siang dan malam, dua dunia berbeda dari dua kutub yang berlawanan, bercampur pada masa ini.”

#2 Suara siulan yang tajam dalam mimpi buruknya

Semuanya, bisakah kalian tolong beri tahu kami apa suara paling tidak menyenangkan dalam masa kecil kalian? Omelan ibu? Ditegur guru? Dalam karya ini, suara yang menyiksa dalam masa-masa awal karakter utama adalah suara siulan.

Dalam Demian disebutkan bahwa Kromer menyeretku ke dalam dunia yang gelap, dan siang-malam siulannya membuatku gemetar ketakutan.

Keadaan sekitar dalam film mulai menjadi lebih terang dengan adanya suara siulan yang agak tidak stabil dan dapat hancur itu. Jika adegan ini sungguh terinspirasi dari Demian, kami pikir kami bisa menyebutnya contoh yang baik dari mengubah sastra klasik ke dalam suara secara akurat.

#3 Abraxas, simbol mitos dari negatif dan positif

Selagi kalian membaca Demian kalian akan sering menemukan nama dari karakter yang tidak teridentifikasi, Abraxas. Selama zaman pertengahan kata ini digunakan dalam mantra sihir dan di negeri Yunani mereka menyebutnya Dewa Matahari. Setelah kemunculannya dalam buku Hesse sebagai simbol kegelapan dan hidup, serta Tuhan dan Setan, Abraxas dengan segera terkenal sebagai simbol yang sangat bagus di antara pemuda-pemudi Eropa.

Dalam lingkungan yang gelap dan terbatas yang mengunci sang anak laki-laki, sebuah figur seperti burung akhirnya muncul dalam film dan ini adalah simbol sejati dari kebebasan.

Abraxas, sang Tuhan/dewa yang menolong sang anak laki-laki untuk terbebas dari telurnya untuk menemui dunia yang sesungguhnya juga telah tanpa batas menginspirasi banyak pemuda yang tersesat pada awal abad ke-20 ketika masyarakat berubah dengan sangat cepat.

“Dan kini Abraxas adalah dewa yang merupakan Tuhan sekaligus setan.”

PART 2 (sumber di sini)

#4. Jika kalian pernah melihat kegelapan sebelum matahari terbit

image

“Karena saat subuh tepat sebelum matahari terbit adalah saat yang paling gelap”

Memperlihatkan ketidak stabilan dari seorang anak laki-laki adalah apa yang benar-benar menonjol dalam film pendek “WINGS”.

Dalam Demian, Sinclair, anak laki-laki muda yang kebingungan memilih baik dan jahat bertemu dengan Beatrice, Pistorius, dan Demian untuk menjadi seseorang yang lebih baik dengan mengatasi  dirinya sendiri. Bukunya bercerita tentang kebulatan tekadnya dan kegelisahan serius yang dia alami selama proses ini. Baris (kata-kata dari buku) yang muncul selama film benar-benar memperlihatkan perasaan Sinclair.

“Aku menulis pada selembar kertas: ‘Seorang pemimpin telah meninggalkanku, aku terbungkus dalam kegelapan. Aku tidak bisa mengambil langkah lainnya sendirian. Tolong aku!’”

#5. Melukis wajah yang aneh

image

Sementara dirinya belum menemukan jati diri yang jelas, kita melihat sang anak laki-laki dipenuhi kesedihan yang mendalam setelah melukis wajah yang tidak dapat dikenali.

Sinclair mendengarkan lebih dekat pada ucapan yang diucapkan oleh wajah yang tidak kenali yang tampak gelap dan sulit dipahami itu. Namun demikian kesadaran ini menciptakan retakan yang penting untuk membantunya melarikan diri dari telur yang menguncinya di dalam. Dan pada akhirnya dia “merasakan” identitas dari seseorang dalam lukisan tersebut.

“Perlahan aku mulai merasakan bahwa ini bukanlah Beatrice ataupun Demian namun diriku sendiri. Bukannya (dalam artian) gambar itu mirip denganku—aku tidak merasa harus mirip—namun itu adalah apa yang menentukan hidupku, hal itu adalah bagian dalam diriku, takdirku atau iblis dalam diriku.”

#6 Burung yang menetas bebas dari telurnya

Dan ketika seseorang terbebas dari telurnya, dia terbang menuju dunia yang dipenuhi bahaya dengan sayapnya.

Masa muda, ketidak stabilan, kecemasan, guncangan, ketakutan, kerinduan mendalam, kebulatan tekad, kecurigaan…..

Kisah Demian dari karya tahun 1919 milik Hermann Hesse tampaknya menarik bagi anggota grup yang kini bernyanyi tentang “Boy” dalam kancah K-pop yang panas.

Berjalan menuju dunia baru setelah melarikan diri dari “sekolah” dan “orang tua”, dunia cahaya yang wajar dan hangat. Pada jalan (yang ditempuh) sang anak laki-laki untuk menjadi orang dewasa, biar kukoreksi—tolong ikuti jalan itu untuk menemukan cinta macam apa yang harus kamu lalui untuk menjadi “kamu”, dirimu sendiri. Novel “Demian” adalah catatan tentang seseorang yang telah menjelajahi jalan itu (masa muda) sebelum kita.

“Burung sudah sepatutnya keluar dari telur. Telur itu adalah dunia. Barang siapa yang akan lahir harus terlebih dahulu menghancurkan sebuah dunia. Sang burung terbang menuju Tuhan. Nama dari Tuhan itu adalah Abraxas.”

credits:
Eng trans: peachisoda.blogspot.com
Indo trans: unreadablebook.wordpress.com

Take out with FULL CREDITS

Related terms: bts bangtan boys bangtan sonyeondan wings short film theory teori film pendek demian hermann hesse abraxas

19 thoughts on “Mengenal Lebih Dekat “Demian” Lewat “WINGS” BTS

    • Hmm, jaman skrg udah terlalu banyak orang yg tau kata illuminati tp sebenernya ga tau bener2 artinya apa terus berani buat statement A illuminati B illuminati and so on and so on.. “Oh” aja deh kita mah, kalo ga di dalami ga bakal masuk, semakin kepo malah jgn2 jd tertarik ikutan 😁

      Like

    • Ada blog yg nerjemahin bukunya, waktu itu ga sengaja nemu, kalo ga salah nama blognya decemberdaisy, tp baru ada chapter satu
      Buat yg pengen baca bisa ke blog itu, di blog ini jg ada sih tp cuma rangkuman tiap chapter 😀
      Atau kalo mau bisa cari terjemahan bahasa inggrisnya dlm bentuk pdf di situs2 book share/online library macem bookos-z1.org

      Like

  1. Pingback: Demian, Kutipan-Kutipan Penting Dijelaskan | This is Hallyu!

  2. makasih dah bkin post yang ngebantu mikir hahaha.. jujur gw suka banget ama novel2 yang bkin mikir apalagi novel terjemahan karena bahasanya yang berat hahaha.. gw bangga banget ama BTS.. sumpah dah,, mnrt gw mereka adalah boyband pertama yang punya konsep yang menarik dan penuh banyak arti,, gila.. gw baru tau tema youth : forever young merka ambil dari cerita demian ini,, busyet,, salut banget gw pokoknya

    Like

    • Sama sih, seinget gue jg gue baru dpt dari bangtan petuah2(?) dan kisah lika-liku masa muda *bahasa gue duh*
      Di tengah lautan tipikal lagu cinta (yg manis/yg pait patah hati lol) bangtan muncul dg tema yg beda, sesuatu yg fresh, sampe disebut high dimensional group uh wow akoh terhura :’D

      Like

Thank you for reading. Leave a comment? ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s