LuHan di Majalah Harper’s BAZAAR Bulan November 2015 – Bagian Tiga: Kriteria gadis impian Luhan

image

Percakapan antara BAZAAR dan LUHAN Si Darah Muda

B: BAZAAR
L: LuHan

B: Apa peranmu di film The Witness? Dan bagaimana perasaanmu bekerja sama dengan YangMi?
L: Lin Chong itu bocah urakan dengan rasa keadilan (tertawa). Pada awalnya aku sedikit malu untuk berhadapan dengan YangMi, namun kemudian kami jadi lebih familiar dan sering ngobrol tentang games bersama.

B: Menghadapi keraguan dari dunia luar, kamu selalu tetap diam. Apa yang kamu pikirkan dalam hati?
L: Kebenaran adalah selalu kebenaran. Perbaiki kesalahan jika aku melakukannya dan lawan kalau aku tidak salah. Waktu akan memberi tahu semua.

B: Beijing adalah kota di mana kamu tumbuh, sebagai “pesolek sekolah Haidian”, bagaimana kamu menggambarkan tempat itu? Dan kemana kamu biasanya pergi di Beijing?
L: “pesolek sekolah Haidian” (tersenyum malu)… Apa itu artinya rumput liar di kampus Haidian? Itu sangat jelas! Saat aku kecil, aku biasanya pergi ke Tian An Men dan Xidan karena mereka sangat dekat dengan rumahku dan aku sering bermain bola dengan beberapa pria paruh baya yang tidak kukenal di tempat umum juga.

B: Apa harta paling berharga yang diberikan orang tuamu padamu?
L: Kehidupan.

B: Kamu begitu sibuk dengan pekerjaan, apa kamu cemas soal waktu di mana kamu bisa bersama mereka jadi lebih sedikit?
L: Iya, kuharap aku bisa bersama mereka lebih lama. Aku tahu walaupun mereka bilang mereka tidak butuh aku untuk terus bersama mereka, mereka sangat mengharapkan hal yang sama di dalam hati mereka. Menurutku itu keinginan semua orang tua. Saat kita kecil, mereka sangat tegas dengan kita, jadi terkadang kita berpikir kita bukan anak kandung. Namun setelah kita besar, kita perlahan merasakan cinta mereka yang dalam.

B: Ciri khusus apa yang akan kau perhatikan dari seorang gadis jika dia menarik hatimu?
L: Aku dulu bilang rambut panjang, cantik, baik, kulit bagus…banyak. Namun kemudian aku sadar kalau beberapa gadis tanpa ciri seperti itu mungkin tetap menarik hatiku. Contohnya, aku sangat suka karakter kartun, tapi dia berambut pendek. Jadi kurasa aku tidak akan tahu ciri apa yang benar-benar jadi persoalan sampai si gadis itu muncul. Berasumsi sebelumnya itu tidak bisa diandalkan.

B: Jika suatu hari kamu bertemu dengan orang yang kamu cintai, akankah kamu menyebarkan beritanya?
L: Aku mengharapkan cinta, namun aku tidak akan mencarinya dengan sengaja. Sifatku itu: saat aku punya berita baik, aku akan bilang yang sebenarnya jika aku ditanya.

B: Tolong jawab dengan serius: mengapa foto yang kamu ambil selalu blur?
L: Aku tidak tahu. Aku benar-benar mengambil mereka dengan serius tapi mereka jadi blur. Baru-baru ini aku mengubah alatku dan aku sudah membaca banyak tutorial yang dikirim teman-temanku. Tolong tunggu kemajuanku🙂
.
.
.
Credits
Eng trans: LuHan International @luking0420
Indo trans: http://www.unreadablebook.wordpress.com

“Kehidupan”
Liat coba, pinter banget ngomong emang ni anak.. Tiap kali diwawancara selalu bikin makin cinta karena cara dia jawab pertanyaan ♥

Related terms: lu han luhan harper’s bazaar wawancara interview

Thank you for reading. Leave a comment? ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s