Luhan di Majalah Harper’s BAZAAR Bulan November 2015 – Bagian Empat: Arti sebuah impian bagi Luhan

image

“Cobalah dengan keras untuk menyadari mimpi
adalah sebuah permohonan untuk diriku sendiri
adalah satu-satunya cara untuk memenuhi harapanku sendiri.
Bekerja keras untuk hal yang kamu sukai,
apapun kesulitannya tidak akan menghentikanmu.”

Jika suatu hari kamu harus bergabung dengan tentara melawan alien, peran apa yang ingin kamu mainkan? Akankah kamu lari di depan?
“Tidak. Kamu pikir aku akan jawab ‘iya’, kan? Haha. Aku akan jadi perencana di belakang dan memimpin semuanya. Namun tentu saja, aku lari di depan tanpa keraguan jika perlu; itu tergantung situasi.” Saat ditanya siapa pahlawan di hatinya, Luhan tanpa ragu menjawab Iron Man.

Manly Luhan, Candid dan PianoG

Luhan lahir tanggal 20 April 1990, Jumat, dan 25 Maret dalam kalender bulan Cina. Karena sebuah penemuan oleh fans secara tidak sengaja, anak itu, yang lahir di hari Jumat, mulai suka main kode “Jumat” di media sosial baru-baru ini. Dia tidak banyak bicara aslinya, namun sekarang dia akan meng-update Weibonya setiap hari Jumat. Setiap update-an akan ada kalimat “Ini hari Jumat”, dengan sebuah foto yang elok atau lucu.

Sejak Luhan bergabung dengan Running Man China, IQ-nya yang super tinggi sudah sepenuhnya diperlihatkan. Deng Chao suatu kali “memprovokasi” Luhan di internet: “Luhan, bicara jujur, siapa yang lebih tampan antara kamu dan aku?” Luhan menjawab “Super (Chao) tampan – Luhan” dan menambahkan 3 emoticon mengelak. Kemudian Deng Chao membalas jawabannya secara humoris dalam sebuah video promosi RMC S3: “Jelas Luhan bisa hidup baik dengan wajah tampannya, tapi kenapa dia masih datang ke RMC dan merobek name-tag?”

Di zaman di mana informasi dan saluran komunikasi menyebar dengan cepat dan beraneka ragam, sifat baik seseorang tidak mudah tertutupi oleh penghalang. Luhan punya kualitas untuk melangkah lebih jauh, karena dia tahu batasan yang tepat untuk berbicara dan bertindak; dia tahu kapan untuk menahan diri dan kapan untuk muncul dengan bebas.

Saat diminta untuk menggambarkan dirinya sendiri dengan satu kalimat Luhan bilang “Aku akan menggambarkan diriku sebagai: manly Lu yang berdarah panas!”, di mana kami melihat tipikal anak laki-laki Beijing yang “tidak mau menurut”. Melihat betapa tulus dan loyalnya dia memperlakukan persaudaraan, kami tidak tahan ingin bertanya: banyak anak muda jaman sekarang bilang mereka ingin membuktikan diri mereka sendiri, bagaimana denganmu? Menurutmu cara yang tepat untuk melakukan pembuktian diri itu bagaimana? Namun, Luhan bertanya sebagai balasan: “Kadang aku berpikir: Aku adalah aku, kenapa aku harus melakukan pembuktian diri?” Dia tampak sangat bingung, alis matanya merapat dan dia diam beberapa saat.

Masa muda sedang mekar. Banyak yang menginginkan hal yang sudah mereka dapat. Beberapa mimpi tidak terealisasikan namun mereka selalu dalam jalannya. Jika kamu harus membuktikan dirimu sendiri, cara apa yang akan kamu pakai? “Mencoba dengan keras untuk menyadari kalau mimpi adalah sebuah permohonan untuk diriku sendiri dan cara satu-satunya untuk tidak membiarkan diriku murung. Pemahamanku tentang mimpi adalah itu adalah hal yang rela kamu perjuangkan terus dan apapun kesulitannya tidak akan menghentikanmu.” Ini bukan kali pertama Luhan mengungkapkan hal ini dalam sebuah wawancara. Bagi orang-orang yang tidak familiar dengannya, tidak mudah untuk membayangkan mengapa seorang idola yang populer yang dicintai oleh fans yang tidak terhitung jumlahnya dan karirnya berkembang dengan cepat terus menyebut kata “rintangan” “tantangan besar” dan terus menyemangati dirinya sendiri?

Luhan sangat sibuk akhir-akhir ini. Yang Mi menyebutkan dalam sebuah berita kalau mereka menyelesaikan syuting malam pada jam 6 pagi. Semua orang merasa lelah, tapi Luhan terlihat penuh energi. Mungkin karena rasa bahagia mengalahkan kepahitannya? Atau apakah dia juga punya masa sulit yang tidak tertahankan? “Semua orang akan menemui saat-saat sulit, secara psikologis atau fisik. Jika aku merasa lelah sebelum syuting, aku akan berpikir tentang orang-orang yang pergi tidur lebih telat dariku dan memperhatikanku dengan memberiku makanan dan minuman. Dibandingkan mereka, apa yang tidak bisa kutahan? Aku berterima kasih pada mereka dari dasar hatiku. Karena itu aku ingin menunjukkan pada mereka kondisi yang baik saat bekerja.” Dia mengatakan kalimat sepanjang itu dalam satu napas, tiap potong kalimatnya dipenuhi kesederhanaan.

Di tengah syuting “Harper’s BAZAAR”, fotografer dan stylist memutuskan untuk mengganti make up Luhan dan mengacak rambutnya, menebalkan garis matanya dan mengubah kesannya dari bersih menjadi gelap. Sebuah gaya yang tidak pernah Luhan coba sebelumnya. Namun dia berhenti sejenak, membuka matanya lebar, hanya sedetik sebelum pergi ke ruang make up tanpa berkeberatan dan menyerahkan diri pada partner yang dipercayainya.

Pada waktu dan tempat yang tepat, melakukan apa yang harus dilakukan, dengan menahan amarah atau dengan ramah tergantung situasi, menggenggam atau melepas resolusi. Prinsip-prinsip ini, Luhan tidak bisa mengerti lebih dalam lagi saat ini.
.
.
.
Credits
Eng trans: LuHan International @luking0420
Indo trans: http://www.unreadablebook.wordpress.com

Related terms: lu han luhan harper’s bazaar

Thank you for reading. Leave a comment? ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s