Luhan “Medals” The Witness OST Lyrics Pinyin, English and Indonesian Translation

002ZXwUj3RlnVN

Medals (The Witness OST)

Pinyin:

Gùshì kāishǐ zài zuìchū dì nàgè mèng zhōng
Mǎn tiān xīngguāng zhǐ yīn wǒ ér shǎnshuò
Wǒ kàn dào píngfán de wǒ yě huì
Yǒu yīkè bù pǔtōng

Qiánfāng shì wèizhī
Yíngmiàn shì hǎifēng
Sāi rén de gēhuì yòu rén wàngjì chūzhōng
Tāmen shuō měi yīgè fēnglàng
Dōu nénggòu yānmò wǒ

Kě wǒ huì xiàng ào dé xiū sī yīyàng
Cháozhe xīnzhōng de fāngxiàng
Nǎpà zhòng shén huì zài bǐ’àn zǔdǎng
Dāng wǒ xūyào dúzì zhàn zài
Yuǎnfāng de shāchǎng
Wǔqì jiùshì wǒ jǐn wò de mèngxiǎng
Ér wǒ shòuguò de shāng
Dōu shì wǒ de xūnzhāng

Shì shuí shuō wěidà cái zhídé bèi gēsòng
Chéngfēngpòlàng hòu yě bù huì yīdìng chénggōng
Shēngmìng zhǐ néng xiàng qián
Jiāndìng xìnniàn de rén dōu shì yīngxióng

Kě wǒ huì xiàng ào dé xiū sī yīyàng
Cháozhe xīnzhōng de fāngxiàng
Nǎpà zhòng shén huì zài bǐ’àn zǔdǎng
Dāng wǒ xūyào dúzì zhàn zài
Yuǎnfāng de shāchǎng
Wǔqì jiùshì wǒ jǐn wò de mèngxiǎng
Ér wǒ shòuguò de shāng
Dōu shì wǒ de xūnzhāng
Wǔqì jiùshì wǒ jǐn wò de mèngxiǎng
Ér wǒ shòuguò de shāng
Dōu shì wǒ de chéngzhǎng

Wǒ huì xiàng ào dé xiū sī yīyàng
Cháozhe xīnzhōng de fāngxiàng
Nǎpà zhòng shén huì zài bǐ’àn zǔdǎng
Dāng wǒ xūyào dúzì zhàn zài
Yuǎnfāng de shāchǎng
Wǔqì jiùshì wǒ jǐn wò de mèngxiǎng
Ér wǒ shòuguò de shāng
Dōu shì wǒ de xūnzhāng
Wǔqì jiùshì wǒ jǐn wò de mèngxiǎng
Ér wǒ shòuguò de shāng
Dōu shì wǒ de chéngzhǎng

Bùguǎn míngtiān de lù yǒu duō màncháng
Wǒ zàicì qǐ háng
Dàizhe wǒ de xūnzhāng

English Translation:

It’s my very first dream where the story begins
All the stars are sparkling because of me
Finally I get to see this ordinary me
Meeting the moment of being unique

With unknown scenes ahead
And ocean breeze at my face
Siren’s singing tempts me to cast my motive away
And they say every single stormy wave
Would flood over my head

Yet I will advance like Odysseus
Towards my own orientation
Even if the Gods may stop me on the other shore
When I have to stand alone
On the battlefield afar
My dream becomes my weapon
While all the wounds I carry
Become my medals

Who says only might ones deserve an anthem
Beating storms does not guarantee any good end
Life must move forward
Sticking to his faith anyone could become a hero

Yet I will advance like Odysseus
Towards my own orientation
Even if the Gods may stop me on the other shore
When I have to stand alone
On the battlefield afar
My dream becomes my weapon
While all the wounds I carry
Become my medals
My dream becomes my weapon
While all the wounds I carry
Become my growth

I will advance like Odysseus
Towards my own orientation
Even if the Gods may stop me on the other shore
When I have to stand alone
On the battlefield afar
My dream becomes my weapon
While all the wounds I carry
Become my medals
My dream becomes my weapon
While all the wounds I carry
Become my growth

Despite the distance
I set my sail again
With my medals

Indonesian Translation:

Itu adalah mimpiku yang paling pertama dimana kisah dimulai
Semua bintang berkelip karena diriku
Akhirnya aku bisa melihat diriku yang biasa ini
bertemu dengan saat dimana aku menjadi unik

Dengan peristiwa yang tak diketahui berada di depan
dan angin laut bertiup sepoi-sepoi di wajahku
Nyanyian Siren* menggodaku untuk menyingkirkan alasanku
Dan mereka bilang tiap-tiap ombak badai
akan membanjiri kepalaku

Namun aku akan maju seperti Odysseus*
Menuju orientasiku sendiri
Bahkan jika para dewa mungkin menghentikanku di sisi pantai yang lain
Saat aku harus berdiri sendiri
Di medan perang nun jauh
Mimpiku menjadi senjataku
Sementara semua luka yang kubawa
menjadi medali-medaliku

Siapa bilang hanya mereka yang kuat yang layak mendapatkan nyanyian
Mengalahkan badai tidak menjamin akhir yang baik
Hidup harus bergerak maju
Berpegang pada keyakinannya siapapun bisa menjadi seorang pahlawan

Namun aku akan maju seperti Odysseus
Menuju orientasiku sendiri
Bahkan jika para dewa mungkin menghentikanku di sisi pantai yang lain
Saat aku harus berdiri sendiri
Di medan perang nun jauh
Mimpiku menjadi senjataku
Sementara semua luka yang kubawa
menjadi medali-medaliku
Mimpiku menjadi senjataku
Sementara semua luka yang kubawa
menjadi tanda aku berkembang

Aku akan maju seperti Odysseus
Menuju orientasiku sendiri
Bahkan jika para dewa mungkin menghentikanku di sisi pantai yang lain
Saat aku harus berdiri sendiri
Di medan perang nun jauh
Mimpiku menjadi senjataku
Sementara semua luka yang kubawa
menjadi medali-medaliku
Mimpiku menjadi senjataku
Sementara semua luka yang kubawa
menjadi tanda bahwa aku berkembang

Tak peduli jarak
Aku berlayar lagi
dengan medali-medaliku
.
.
.
Credits:
Pinyin: www.babylululu.blogspot.co.id
Eng trans: Youtube [Luhan Studio]
Indo trans: www.unreadablebook.wordpress.com

 

(Do not repost/copy-paste/ketik ulang/dsb apapun itu namanya tanpa menyertakan credits)
.
.
Tentang Siren:

Siren adalah makhluk berwujud setengah wanita setengah burung yang menyanyikan lagu pada para pelaut yang lewat. Orang yang mendengar nyanyian mereka akan menjadi tidak sadarkan diri (dalam artian seperti terhipnotis, bukan pingsan) sebagian menabrakkan kapal mereka ke batu karang dan sebagian akan menenggelamkan diri ke laut.

(Diambil dari: https://id.wikibooks.org/wiki/Mitologi_Yunani/Makhluk_Mitologi/Siren)

 

Tentang Odysseus:

Odysseus, yang juga dikenal sebagai Ulysses, adalah pahlawan dalam puisi epik Odyssey yang diatributkan sebagai karya penyair Homer.

(Diambil dari: http://www.amazine.co/24731/siapakah-odysseus-kisah-tokoh-utama-dalam-epik-odyssey/)

 

Ditulis sekitar 700 SM, meskipun kisah di dalamnya sendiri kemungkinan jauh lebih tua, kisahnya adalah mengenai perjalanan pulang Raja Odysseus seusai Perang Troya menuju kerajaannya di Ithaka, sebuah pulau di sisi jauh Yunani dari Troya.

 

Odysseus mengalami banyak rintangan dalam perjalanannya, akibat para dewa yang marah kepadanya. Awalnya, ia berlayar dari Troya dengan banyak kapal, yang mengangkut banyak emas dan budak yang dijarah dari Troya. Selain itu ia juga memiliki banyak anak buah dari Ithaka yang menyertainya sejak awal perang.

 

Akan tetapi Odysseus memperoleh masalah ketika ia singgah di suatu pulau dalam perjalanannya. Sejak itu, ia terus mengalami kesulitan, terutama akibat amarah dewa Poseidon. Untungnya, dengan bantuan dewi Athena, ia berhasil pulang ke Ithaka meskipun ia kehilangan seluruh kapalnya dan semua anak buahnya.

 

Bahkan setelah tiba di pulaunya, ia tetap menghadapi masalah. Ia mendapati bahwa rumahnya telah dikuasai oleh para lelaki yang ingin menikahi istrinya, Penelopeia. Orang-orang itu menganggap bahwa Odysseus telah meninggal hingga mereka merasa bebas untuk mendekati Penelopeia. Akhirnya, dengan bantuan putranya, Telemakhos, Odysseus berhasil membunuh para peminat istrinya. Setelah itu ia pun kembali memerintah kerajaannya bersama Penelopeia.

(Diambil dari: https://id.wikibooks.org/wiki/Yunani_Kuno/Sastra/Homeros/Odysseia)

Related terms: lu han luhan reloaded medals ost lirik terjemahan indonesia lyrics translation english indonesian pinyin

2 thoughts on “Luhan “Medals” The Witness OST Lyrics Pinyin, English and Indonesian Translation

Thank you for reading. Leave a comment? ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s