Wawancara Lengkap Luhan Dengan Majalah Forbes

image

Luhan dalam cover majalah Forbes

Luhan Dulu, Sekarang, dan Yang Akan Datang

Dulu: anggota Cina dari boy group Korea EXO, lead vocal, lead dancer, dan visual.

Sekarang: Idol muda dengan daya tarik untuk menarik penggemar paling besar di Cina; jumlah komentar Weibo yang mencetak rekor dunia; film Back to 20 dimana dia berpartisipasi dengan mudah menghasilkan 3.7 juta angka ticket box.

Yang akan datang: Tren simbol budaya yang mewakilkan generasi muda di Cina; tekun, semangat mengejar (mimpi/lainnya) bisa dinikmati, bersedia membayar mahal demi hal yang disukai, dan tidak hanya mencari kebermanfaatan dari sesuatu hal.

“Coming Face to Face with Luhan”

Luhan lahir 20 April 1990; dia tipikal anak Beijing. Karena dia punya “wajah tampan”, Luhan populer bahkan selama masa sekolahnya. Fanbase terbesar Luhan saat ini adalah buatan adik-adik kelas Luhan, mereka membuat Luhan Baidu Bar bahkan sebelum dia jadi artis. Mimpi Luhan ketika kecil adalah untuk menjadi seorang pemain sepak bola, dia penggemar MU. Sampai sekarang Luhan masih akan diam-diam pergi main bola saat ada jeda di antara aktivitasnya. Dia pikir yang membuatnya tertarik dengan MU adalah bahwa mereka tidak pernah menyerah ketika bertanding, semangat setan merah *the red devil* untuk menyelesaikan sampai akhir; semangat itu selalu menginspirasi Luhan. Setelah SMA, dia memutuskan pergi ke Korea untuk belajar seni, sahabatnya bergurau: “Kupikir kau pergi untuk bermain bola, tapi kemudian kau jadi penyanyi.”

Bagi teman-temannya Luhan adalah orang yang imut dan bersahabat, terkadang bersikap seperti “pria Beijing” sejati, contohnya, saat pewawancara bertanya kemana dia akan membawa kekasihnya saat kencan, dia dengan natural bilang “Aku akan membawanya ke Tiananmen”. Namun sifat Luhan dalam kehidupan nyata itu sedikit introvert, sedikit bicara banyak berbuat. Walaupun dia dikenal sebagai orang yang punya “wajah tampan”, tapi Luhan selalu berpikir hal itu hanya poin tambahan, karena dalam proses menjadi seorang penyanyi dia bekerja sangat keras. Meskipun dia beruntung, namun disana ada keringat dan air mata.

Dalam mata penggemar Luhan, Luhan sangat imut dan tidak palsu *apa adanya*, contohnya, Luhan akan memposting beberapa foto yang tampak aneh dan lucu di mata penggemar, namun masih sangat menikmatinya. Dia akan selalu tertawa tidak peduli soal imagenya; dia tidak peduli jika itu membuat “dagunya copot”. Luhan juga akan melakukan beberapa tindakan konyol, contohnya tingginya 178cm, tidak terlalu tinggi dalam grupnya, namun ketika dia mengambil foto dengan anggotanya, dia diam-diam berjinjit, tidak tahu kalau itu foto sebadan penuh, jadi dia langsung “ketahuan”. Namun di mata penggemar, idol yang seperti ini lebih asli dan imut.

Namun, saat kau menatap Luhan langsung, terlepas dari bodyguard berbadan besar dan tinggi di sampingnya, akan sulit menyadari bahwa anak lelaki yang *kelihatannya* gampang terluka dan cantik ini sudah jadi seorang selebriti panas di industri hiburan. Dalam jeda antara syuting iklan, Luhan duduk tenang di sudut mengecek Weibo. “Dia pada dasarnya tidak punya bingkai selebriti, dia sangat sopan dan murah hati pada semua orang.” Orang-orang yang sudah bekerja dengan Luhan berkomentar tentangnya seperti itu. Sebenarnya sampai sekarang, Luhan tidak punya perasaan bahwa dirinya sudah menjadi seorang bintang besar, dia juga tidak mengerti mengapa dia punya daya tarik yang begitu besar untuk menarik penggemar, “Tekanan tentu ada, perasaan bahwa tanggung jawabku sangat besar dan berat. Antusiasme penggemar adalah dorongan untukku.” ujar Luhan.

Q: Apa kau merasakan jadi terkenal dalam semalam? Kapan kau merasa bahwa kau adalah seorang bintang besar? Bagaimana kau pikir caranya kau bisa seperti hari ini?
A: Aku tidak berpikir aku seorang bintang besar saat ini. Aku tidak punya perasaan besar soal itu. Kupikir (yang membuatku bisa menjadi aku yang sekarang) adalah kerja keras dengan kesungguhan dan keberuntungan, tidak bisa meninggalkan salah satunya.

Q: Kenapa kau punya kekuatan ini? Apa kau pernah memikirkan pertanyaan ini?
A: Um~ Sebenarnya yang selalu kupikirkan adalah, mungkin aku bisa melakukan sesuatu untuk semua orang, sesuatu yang positif, contohnya beramal bersama dengan fans.

Q: Apa kau merasakan tekanan dengan kekuatan dari fans? Bagaimana kau melihat kesungguhan para fans?
A: Tekanan pasti ada; perasaan bahwa tanggung jawabku jadi besar dan berat. Bagiku, kesungguhan para fans adalah semangat dan rasa syukur.

Q: Apa kau senang dengan aktingmu sendiri di Back to 20?
A: Um… aku tidak bisa bilang aku senang. Aku masih pendatang baru, aku tidak bisa berkomentar tentang diriku sendiri. (Staff di sisi sambil bercanda bilang: Dia selalu bilang dia tidak punya kemampuan berakting, dan itu karakternya sendiri.) Ya, aku tidak bisa bilang aku punya kemampuan berakting sekarang aku masih butuh belajar.

Q: Bagaimana komentarmu tentang pemain lain di Back to 20?
A: Aku belajar banyak dari mereka, mereka semua orang yang sangat baik, dan berinisiatif untuk mengajariku. Mereka akan memberitahuku untuk jangan gugup, memberitahuku bagaimana agar aktingku lebih baik, bagaimana mencoba hal-hal (baru), dan juga menjagaku dengan sangat baik.

Q: Apa kau pikir akting lebih menantang dari menyanyi?
A: (tersenyum) Melihatnya sekarang, iya. Aku debut sebagai seorang penyanyi, aku berlatih bernyanyi dan menari, aku tidak pernah berlatih dalam akting, jadi tantangannya lumayan besar. Tapi kupikir akting sangat menarik, aku masih ingin terus mencoba dan menantang.

Q: Karakter seperti apa yang ingin kau perankan?
A: Aku ingin mencoba semua jenis karakter.

Q: Bagaimana kamu memilih film?*
A: Ini….(berpikir) Aku pendatang baru dalam dunia film, aku belum paham soal naskah, kuserahkan pada orang yang mengerti~ *dilihat dari jawaban Luhan, pertanyaan ini bukan tentang “memilih film untuk ditonton”, tapi soal Luhan yang dapat banyak tawaran film dan bagaimana dia memilih mana yang akan dia terima

Q: Sekarang kau adalah idola dengan kekuatan fans, image macam apa yang ingin kau tunjukan pada semua orang?
A: Ah?! Tunjukan image yang baik, jadi panutan yang baik, pemuda yang baik, pemuda dengan energi positif!

Q: Apa yang ingin kau lihat dari fans?
A: Kurasa tetap sisi kerja amal. Juga mimpi, gigihlah soal mimpimu, terus percaya, jangan pernah menyerah dan mereka akan jadi nyata.

Q: Kenapa kamu memberi begitu banyak perhatian pada kerja amal?
A: Aku orang dengan hati yang lembut.

Q: Mimpimu saat kecil?
A: Jadi pemain sepak bola.

Q: Apa itu masih cita-citamu sampai sekarang?
A: Sudah terlalu terlambat kalau sekarang, aku terlalu tua, aku tidak bisa melakukan sepak bola profesional lagi

Q: Apa kau tahu penggemarmu sudah meninggalkan hingga 42 juta komentar di bawah postinganmu di Weibo soal MU?
A: (bertepuk tangan) Mereka selalu lebih bersungguh-sungguh dibandingkan dengan diriku sendiri.

Q: Kenapa kau suka MU?
A: MU punya banyak selebriti besar, saat mereka bermain dalam sebuah pertandingan, mereka tidak akan menyerah bahkan jika mereka tertinggal di belakang, dan mereka gigih sampai akhir, mereka tidak menyerah sampai menit terakhir pertandingan, semangat the Red Devil (berpikir) menyentuhku (tersenyum).

Q: Buku seperti apa yang kau suka baca?
A: Aku suka cerita itu, seperti novel atau komik (Staff: Kenapa ga langsung aja bilang manga) Aku juga baca novel okay? Aku sangat suka membaca novel horror, thriller dan suspense. “Quantum Physics”, “A Brief History of Time”, bisakah aku bilang aku juga baca itu? (tertawa) Bukankah ada sebuah postingan di Weibo tentang 4 cerita horror teratas di dunia? Aku juga mengkliknya, tiga pertama semuanya cerita horror normal, mereka bilang saat kau lihat judul yang ke empat kau akan ketakutan, aku melihatnya, dan ternyata judulnya “Matematika Tingkat Lanjut” hahahaha

Q: Bagaimana dengan film dan acara TV?
A: Aku juga sangat suka genre horror dan suspense, tipe yang akhirnya tidak bisa kau tebak

Q: Apa kau mau mencoba film seperti itu?
A: Akan kucoba di waktu mendatang

Q: Genre musik apa yang kau suka?
A: Aku suka semua tipe musik, aku sangat suka R&B, kemudian yang lebih emosional

Q: Bagaimana pandanganmu soal tren musik saat ini? Bagaimana kau melihat para artis yang punya bakat tapi tidak memiliki pengaruh seperti kamu?
A: Sekarang itu generasinya social networking, musik akan menyatu dengan generasi jaringan sosial untuk memulai sebuah pola baru. Musik yang bagus sudah pasti akan dihargai, hanya pendengarnya saja yang akan berbeda.

Q: Semua orang bilang kau sangat tampan, bagaimana pandanganmu soal ini?
A: Tampan? Kupikir itu cuma poin tambahan; kupikir orang-orang masih melihat apakah seseorang punya “kecantikan dari dalam” atau tidak. Jadi tampan hanya poin tambahan, juga aku tak bisa melakukan apapun soal itu, ini bukan salahku. HAHA, bercanda bercanda! (Staff: Baris yang tersembunyi “Aku tumbuh dengan baik salahkan aku~”)

Di balik fenomena Luhan

Penggemar Luhan menunjukkan karakteristik dari para pemuda tahun 90an: budaya jaringan sosial, partisipasi kuat, dan kebersedian membayar untuk hal-hal yang mereka sukai. Fenomena Luhan hanya bisa terlahir dalam generasi jaringan sosial, khususnya setelah Facebook, Weibo, Twitter dan SNS lain dibuat. Sang idola Luhan yang seperti penggemarnya terlahir dan tumbuh dalam generasi dengan fondasi dasar yang lebih baik, karenanya mereka bersungguh-sungguh dari dalam, mereka mau menikmati proses membeli sesuatu meskipun hal itu tidak akan memberi keuntungan uang pada mereka. Karakteristik generasi seperti ini adalah pada membeli dan menghabiskan; mereka bersedia membayar mahal untuk hal yang mereka sukai, dan tidak mencari kebermanfaatan dari hal tersebut.

Credit:
Eng trans by @ludeerstar
https://luxingfan.wordpress.com/2015/05/19/full-interview-of-luhan-in-forbes-magazine/

Indo trans by unreadablebook.wordpress.com

PLEASE TAKE OUT WITH FULL CREDIT

2 thoughts on “Wawancara Lengkap Luhan Dengan Majalah Forbes

Thank you for reading. Leave a comment? ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s