Luhan di majalah fashion pria nomor satu sedunia

image

[FULL TRANS] GQ Style – Luhan (Spring/Summer 2015 Issue)

Pada generasi dimana segalanya mungkin terjadi, kami masih sering mendapat kejutan —
Contohnya, kekuatan dari Lu-fans sebagaimana mereka menghancurkan rumput liar kering dan meremukkan kayu yang lapuk,
Contohnya, semua potensi pada anak lelaki berusia 25 tahun, yang bagaikan berlian besar yang belum digosok namun sudah berkilauan.

Ini membuat kami memutuskan untuk “sengaja”* sekali lagi dan meletakkan idola yang segar ini pada halaman depan GQ Style. (*eng trans: This make us decide to “be willful” one last time … . Kata willful digunakan saat melakukan sesuatu yang udah tau salah tapi masih dilakukan)
Idola baru yang penuh dengan ambisi jiwa muda dan bersinar ini tidak mengecewakan kami.

image

Pemotretan dilakukan di studio tersembunyi di Changan Street. Di pagi hari, studio yang kosong masih bergema (sepi), sampai saat Luhan keluar dari ruang ganti, kerumunan kemudian mengelilinginya dan suasana langsung menjadi hidup. Syuting, istirahat, syuting, istirahat, makan, syuting, istirahat, jadwal seperti ini berlanjut sampai sore. Di tengah syuting, dia dan managing team-nya keluar dari studio, saat mereka kembali, dia masuk sendirian lewat bawah* (*side down, I’m not sure what does it mean actually :v), dia berjalan sangat cepat, meninggalkan yang lain jauh di belakangnya. Saat lokasinya berubah ke meja bar, dia bahkan memainkan gitar yang digunakan untuk syuting.

Dia penuh energi dari awal hingga akhir. Ini membuat hal menjadi mudah bagi orang-orang yang baru pertama kali berhubungan dengannya untuk punya kesan baik  — Kalian harus tahu kebanyakan selebriti saat memulai pekerjaan mereka dari pagi, mereka masih punya rasa lelah dari kerja kemarin malam. Saat dia mengenakan pakaian pertama, dia otomatis mengeluarkan ponselnya dan menghubungkannya dengan loud speaker, dan di lingkungan seperti ini, dia tidak ragu dan memilih sebuah album rap.

image

Dengan ini, label internasional yang dia punya kembali diaktifkan.
Saat memperlakukan selebriti dengan latar belakang seperti itu, majalah fashion Cina selalu penuh perasaan. Di satu sisi, mereka dipengaruhi budaya prototype* selama bertahun-tahun, mencoba gaya baru mungkin sedikit sulit, di sisi lain, jumlah penggemar yang sangat besar dan kemampuan untuk mempengaruhi di atas normal, yang membuat orang-orang penasaran. (*prototype: bentuk asli, sampel pertama dari suatu hal)

Kenapa kalian penasaran? Kami semua bertanya pada diri sendiri. Sebelum ini, kami harus tahu dengan jelas metode seperti apa yang orang gunakan untuk mengerti dan mengenalnya.

Dari album pertamanya, sampai montase video yang tidak terhitung jumlahnya di Baidu Tieba (SNS Cina), bahkan kembali ke tahun yang sudah berlalu, sebuah postingan di Weibo yang diotentikasi oleh Guiness Book of Records, sampai ke film yang dia ambil bagian di dalamnya baru-baru ini. Ini mungkin tidak cukup. Dengan bantuan social networking, penggemar mendapat informasi tiada akhir tentang setiap penampilannya di publik; dan mereka menyebarkannya lagi, membiarkan lebih banyak orang tahu. Semakin hal itu berlanjut, semakin kalian sadar, kalian tidak akan pernah tahu sebanyak mereka.

Jangan menyerah pada kesempatan apapun. Kami bahkan mengamati kondisinya selama syuting, ini adalah proses syuting yang normal, dan untuk mengamati keadaan artis setiap waktu, dengan dasar ini, kameramen bisa saja menyesuaikan skema syuting mereka sendiri, mengubah gayanya berdasarkan perbaikan modenya, kami juga harus menerka perbedaan apa yang dimiliki idola generasi baru dengan artis sebelumnya.

Bukan artis yang seumuran, tapi jauh sebelumnya, cara para raja dan ratu (merujuk pada artis senior yang sudah berada di industri hiburan ini untuk waktu yang lama) mengatasi kamera di hadapan mereka. Para pendahulu ini telah mengumpulkan pengalaman mengambil foto yang sangat indah dalam jumlah foto yang sedikit (maksudnya ga perlu banyak ngulang foto udah dapet yang bagus), mereka tahu dimana untuk mulai fokus, tahu bagaimana untuk berpose, dan mereka hampir tidak pernah membuat kesalahan, hal itu membuat tiap pemotretan sangat aman.

image

Di hadapan kamera, Luhan harus mengeluarkan sikap gaya rock n’ roll; kecepatan yang dia gunakan untuk mengganti pakaian itu sangat cepat, tidak membuang waktu sedetik pun. Jika dia harus menggerakan tubuhnya, gerakannya akan cocok dengan ritme dari musik, tapi matanya tidak akan lepas dari kamera. Saat istirahat, dia akan pindah untuk melihat foto-foto yang sudah diambil, memperhatikan mereka dengan sangat hati-hati, dengan begini dia akan tahu bagaimana menyesuaikan diri di pemotretan selanjutnya, hal ini membuat dirinya terlihat sangat terlatih dengan baik.

“Aku sudah mulai tertarik dalam dunia acting, aku menghabiskan waktuku lebih lagi untuk acting. Jadi baru-baru ini aku sudah mulai mendapat pelatihan di bidang itu.” Hal ini mungkin hasil dari dirinya yang memberi usaha lebih dari sebelumnya. Kenyataannya juga begini, dibandingkan Luhan dari Back to 20, Luhan di depan mata tampak lebih kurus. Para pengamat, mengenai penampilan Luhan di dalam film, tidak sekeras bagaimana mereka memperlakukan aktor baru lainnya, dalam feedback yang di sekeliling kami, kebanyakan orang bilang dia lumayan baik.

“Kerja keras macam apa yang kamu tempatkan dalam film pertamamu?”
“Kerja keras, aku tidak berpikir harus dikatakan seperti ini… Kupikir, kenapa orang berpikir penampilanku tidak terlalu buruk mungkin karena sebagian besar dari film adalah karakter asli yang ditunjukkan.”

“Juga karena sutradaranya baik dalam mengajariku” Dia langsung menambahkan, “Aktor-aktor yang lain juga mengajariku dengan baik.”

Aku diberitahu bahwa di luar acting, baru-baru ini dia mencoba melatih kemampuannya menjawab wawancara. Dia menyadari bahwa dia tidak memiliki kemampuan berbicara di hadapan wawancara media, “Di tahap ini, orang-orang masih menertawakanku karena aku pemula.” Dia mencela dirinya sendiri. Kupikir mereka mengingatkanku jika aku harus lebih lamat atau apa. Tapi aku melihat bagaimana dia bisa bicara sekarang, kenapa kalian harus cemas.

Luhan berhenti tertawa sebentar, nada bicaranya dan perilakunya sama persis dengan anak lelaki Beijing biasa.

image

Luhan Speed Interview

Kamu ingin bermain dalam film macam apa?
Komedi

Dengan karakter yang bagaimana?
Yang lucu

Apa kamu orang yang mengingat mimpi?
Bukan

Siapa orang yang kau puja?
C Ro (Christian Ronaldo)

Dari dulu?
Sejak dia bergabung dengan Manchester United

Apa kau ingin menjadi dirinya?
Sekarang, iya.

Secara penampilan juga?
Oh, bukan begitu. (tertawa)

Jika kamu seorang stylist?
Alami, tanpa make-up, gaya rambut belah tengah.

Berapa banyak warna yang pernah kamu gunakan untuk mengecat rambutmu?
Banyak

Suka belanja?
Lumayan

Dimana biasanya kamu belanja?
Tidak ada tempat khusus.

Apa yang baru-baru ini kamu beli?
Ironman action figure* dan Moncler* down jacket
(*action figure: mainan robot-robotan yang kecil tapi mahal :v)
(**Moncler: brand Perancis-Itali yang terkenal down jacketnya, down jacket: jaket yang tebel yang kaya bergelembung gitu karena di dalemnya di isi bulu, kalo di drama Korea sering di pake tiap musim dingin :v)

Sesuatu yang kamu sesali setelah dibeli?
Terlalu banyak beli Ironman…. (me: -_-)

Teman yang baru-baru ini main bareng?
Lao Gao

Orang yang seperti apa yang bisa jadi saudara?
Tergantung takdir

Gadis yang seperti apa yang bisa menyentuh hatimu?
Jika perasaanku benar, maka dia gadis yang tepat.

image

Anak lelaki Beijing itu sama. Bagaimana kalian menggambarkannya? Mereka tipe lelaki yang mengecek Weibo sambil istirahat dan main game. Melihat berita terkini biasanya, “juga termasuk berita politik, untuk mengerti politik negara dan hal-hal kecil.” Dia sangat-sangat tertarik dengan seri Ironman, bahkan “mengoleksi Ironman action figures.” Dia juga bermain game, baru-baru ini dia sedang mencari tahu tentang tipe gelang yang bisa bermain games. (???)

Dia bahkan punya kenangan masa kecil yang mirip dengan anak-anak ini. Musim panas 2002, situasi dimana tim Cina berpartisipasi dalam 2002 FIFA Wolrd Cup di Korea membuat para anak lelaki jatuh cinta gila-gilaan pada sepak bola.
“Waktu itu, banyak suasana adalah tentang sepak bola.” Sepak bola mengambil alih masa kecil dan masa mudanya, menjadi hobinya yang diketahui umum. Sebagai anggota selebriti, kau bisa melihatnya bermain dengan pemain bola profesional di lapangan bola, itu mungkin sebuah kompetisi bertema amal. Dia bahkan memberi tahu kami bahwa dia punya rencana berkaitan dengan hal ini. “Jika ada kesempatan,” dia mengatakan dengan serius, “Aku selalu punya keinginan, itu adalah berada di dalam sepak bola muda Cina… pada dasarnya membuat sepak bola sedikit lebih populer di kalangan pemuda, hahahaha.” Kami terkejut. Dia kemudian menjelaskan dan bilang, karena olahraga semacam ini pertama melatih tubuh dan juga mengembangkan kesadaran akan tim.

Pada kenyataannya, sejak sangat awal, dia sudah punya keinginan untuk berpartisipasi dalam acara-acara amal berbeda. Termasuk satu yang penggemar temukan, selama masa pre-debutnya sebagai murid, dia meninggalkan pesan pada sebuah program, dia mendonasikan earphone miliknya sendiri untuk dilelang untuk mengumpulkan uang bagi anak-anak yang lemah dalam pendengaran. Setelah menjadi selebriti, dia belajar bagaimana menggunakan auranya untuk amal, memperoleh image murah hati, membuatnya dihadapkan pada karir artis yang bahkan lebih sempurna dan lebih profesional. Namun, dari hari ini mulai dengan harapan kecilnya, kalian akan menyadari dia mungkin tidak sepenuhnya untuk profesinya (karena aslinya Luhan mau jadi atlet sepak bola :v).

image

Aku bahkan tidak tahu harus bilang apa. Dari awal, kelihatannya aku belajar tentang mereka terlalu terlambat, ini mungkin karena jarak generasi yang alami, tapi itu tidak menghentikanmu untuk mengakui dia tidak sama dengan idola-idola terdahulu.

Luhan sangat tahu dengan jelas bahwa internet membawa perubahan besar pada dunia. Bukti paling banyak ada pada social media platform, pesan-pesan para penggemar secara langsung masuk ke hidupnya. “Sekarang, kau hanya perlu mengambil ponselmu dan kamu bisa mencari tahu apa yang mereka katakan.” Bukan hanya penggemarnya, media juga secara mengejutkan menemukan bahwa internat mengubah sistem media dunia: dengan menggunakan internet, penggemar bisa menggunakan social media untuk membuat gambaran cerah dari para bintang.

Dulu, bukan waktu yang terlalu lama, dia berubah dari anak Beijing normal yang seorang murid dan bermain bola menjadi super idol yang satu postingannya di Weibo bisa memecahkan rekor dunia. Luhan bilang gambaran paling mengesakan dari Beijing dari dulu adalah Tiananmen Square karena dia sering melewatinya. Setelahnya, dia melewati tahun-tahun yang tidak biasa, terpusat, dan intensif. Terkadang selama masa ini, atau mungkin dalam masa tertentu, dia juga memperoleh kedewasaan yang cepat.

“Jadi apa hal yang tadinya kamu percayai, sekarang tidak lagi?”
“Aku tidak pernah benar-benar memikirkan tentang itu, apa yang aku percayai sebelumnya, aku seharusnya masih mempercayainya hingga sekarang.”

image

Saat Beijing yang sudah memasuki musim semi mendekati jam 5 sore, cahaya alami perlahan meredup, pemotretan memasuki tahap penyelesaian. Bahkan setelah syuting seharian, dia masih mempertahankan semangat yang penuh energi: dari bar di lokasi, mengikuti kamera ke pintu keluar darurat, para kru dan pencahayaan menemaninya. Bicara jujur, aku tidak peduli bagaimana hasil foto-fotonya, aku bangun terlalu cepat, saat itu aku tertidur.

Sepertinya saat mengambil beberapa foto terakhir, dia tidak sengaja menendang kipas angin elektrik, ‘bruk’ sedikit, itu bukan gerakan yang kecil, semua melihat ke arah suara.

“Semuanya bangun?” dia mengucapkannya dengan malu.

Setelah pemotretan hari itu, dia secara blak-blakan mengungkap kecintaannya pada semua pakaian. Karena dia benar-benar menyukai jaket hijau yang dia kenakan, dia berencana untuk lanjut mengenakannya untuk kami merekam video, setelah itu, dia masih punya pemotretan media lain menunggunya di malam hari. Dia dengan hati-hati meletakkan pakaian itu di atas bangku dan memutuskan kembali ke ruang make-up. (me: Whut? You like that green jacket? Gua ga ngerti ama selera fashion orang Cina 😂 Gue komentar itu jaket aneh soalnya haha #plak *kebanyakan liat korean fashion style*)

Dia diam-diam tidur untuk beberapa waktu di sana, tapi tidak seorang pun membangunkannya. (me: sobs 😭)

image

image

image

Eng trans by @ludeerstar and @shuaijerks
Indo trans by unreadablebook.wordpress.com

Source: li–jy.tumblr.com/post/117328556038/full-trans-gq-style-luhan-spring-2015-issue

Note: Kalo ada foto di atas yang bukan bagian dari pemotretan GQ Style mohon kasih tau :3
Lupa fotonya udah campur aduk di hp -_-

Thank you for reading. Leave a comment? ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s